KabarPrestasi.com - Kelompok mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Kota Serang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMK Setiabudhi Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Sabtu, 19 September 2026.
Kegiatan ini mengusung judul “Transformasi Digital Sistem Absensi Siswa Berbasis QR Code dengan Validasi Real-Time untuk Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi Kehadiran di SMK Setiabudhi Rangkasbitung”. Program tersebut berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengelolaan administrasi kehadiran siswa agar lebih praktis, terstruktur, dan transparan
Melalui kegiatan ini, tim mahasiswa memperkenalkan rancangan sistem absensi berbasis web yang memanfaatkan QR Code sebagai sarana pencatatan kehadiran siswa. Sistem tersebut dilengkapi dengan validasi waktu presensi masuk dan pulang, pengelolaan status kehadiran, serta fitur pengajuan izin dan sakit dengan melampirkan dokumen pendukung.
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh sejumlah kendala dalam pencatatan absensi secara manual, seperti risiko kerusakan atau kehilangan dokumen, proses rekapitulasi yang membutuhkan waktu, serta keterbatasan penyampaian informasi kehadiran kepada orang tua siswa.
Dengan memanfaatkan sistem absensi digital, proses pencatatan dan pengelolaan data kehadiran diharapkan dapat dilakukan secara lebih efisien. Data yang tersimpan dalam sistem juga dirancang agar lebih mudah dicari, dipantau, dan diolah menjadi laporan sesuai kebutuhan administrasi sekolah.
Ketua Pelaksana PKM Unpam Jelaskan Tujuan Kegiatan
Ketua Pelaksana PKM, Muhamad Endang, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan kehadiran siswa serta mendukung proses administrasi sekolah yang lebih efektif.
“Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, kami ingin memperkenalkan sistem absensi berbasis QR Code yang dapat membantu sekolah dalam mencatat, memantau, dan merekapitulasi kehadiran siswa. Dengan adanya validasi waktu dan pengelolaan data secara digital, sistem ini diharapkan dapat mendukung efisiensi administrasi serta meningkatkan transparansi informasi kehadiran,” ujarnya.
Ia berharap pengembangan sistem tersebut dapat menjadi salah satu alternatif solusi bagi sekolah dalam menghadapi tantangan administrasi di era transformasi digital.
Sistem absensi yang dirancang memiliki sejumlah fitur pendukung, antara lain pemindaian QR Code untuk presensi masuk dan pulang, pengajuan izin atau sakit dengan bukti dokumen, penetapan status Alfa secara otomatis sesuai aturan sistem, serta penyaringan data berdasarkan kelas, tanggal, dan status kehadiran.
Selain itu, sistem menyediakan fitur ekspor laporan ke format Excel dan CSV untuk membantu kebutuhan rekapitulasi. Integrasi Telegram Bot API juga dirancang untuk mendukung penyampaian informasi dan rekapitulasi kehadiran secara digital.
Sistem Absensi Digital Dukung Pengawasan Kehadiran Siswa
Dalam pengelolaannya, sistem dirancang dengan pembagian hak akses bagi siswa, guru piket, dan administrator.
Siswa dapat melakukan presensi serta mengajukan izin atau sakit, sedangkan guru piket memiliki fasilitas untuk memantau catatan kehadiran dan memverifikasi dokumen pendukung. Administrator bertugas mengelola sistem dan data sesuai kewenangannya.
Pembagian hak akses tersebut diharapkan dapat mendukung keteraturan pengelolaan data serta membantu memastikan setiap pengguna menjalankan fungsi sesuai tanggung jawabnya.
Penerapan sistem absensi berbasis QR Code juga diharapkan dapat membantu sekolah mengurangi ketergantungan pada pencatatan berbasis kertas, mempermudah pencarian data kehadiran, serta mendukung pemantauan kedisiplinan siswa.
Di sisi lain, pengembangan notifikasi digital membuka peluang bagi sekolah untuk meningkatkan komunikasi mengenai informasi kehadiran dengan pihak terkait, termasuk orang tua siswa, sesuai dengan mekanisme dan kebijakan yang diterapkan sekolah.
Kolaborasi Kampus dan Sekolah dalam Transformasi Digital
Kegiatan PKM ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Pamulang Kampus Kota Serang dalam memperkenalkan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan pendidikan.
Melalui pengembangan sistem absensi digital, mahasiswa berupaya menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan administrasi sekolah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pihak sekolah diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan serta mendukung peningkatan kualitas pengelolaan administrasi pendidikan.
Ke depan, sistem ini dapat dikembangkan melalui pengujian fungsional, evaluasi kemudahan penggunaan, serta penilaian efisiensi proses administrasi untuk mengetahui manfaat penerapannya secara terukur.
Dengan adanya kegiatan ini, transformasi digital di lingkungan sekolah diharapkan dapat terus berkembang sehingga pengelolaan kehadiran siswa menjadi lebih tertata, efisien, dan transparan. ***
Posting Komentar