KabarPrestasi.com — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar webinar PAI Writing Clinic (PWC) bertema “From Overthinking to Writing: Bedah Metode Kualitatif dan Kuantitatif”, Kamis (30/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan membantu mahasiswa memahami metode penelitian sekaligus mengatasi overthinking dalam proses penulisan karya ilmiah. Webinar diikuti oleh pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa dari berbagai semester dengan antusiasme tinggi.
Turut hadir Wakil Dekan III FTK UIN SMH Banten, Dr. Moch Subkhan, M.Ag., mewakili Dekan, Kaprodi PAI Dr. Ina Salma Febriani, M.A., serta Sekretaris Prodi PAI Asep Syahrul Mubarok, S.Pd., M.Ag.
Acara diawali oleh pembawa acara Razif, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fatimah Azzahra. Ketua pelaksana PWC Vol. 5, Irma Yanti, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta dari semester 2, 4, 6, dan 8 yang telah mendaftar sebelumnya.
Ketua Umum PWC, Fatir Alfazri, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seminar, tetapi bagian dari proses membentuk penulis muda yang kritis dan produktif. “Tulisan memiliki kekuatan besar sebagai warisan pemikiran. Karena itu, mahasiswa perlu terus dilatih untuk menulis,” ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi PAI sekaligus Pembina PWC, Dr. Ina Salma Febriani, M.A., menyampaikan apresiasinya kepada peserta yang telah berpartisipasi aktif. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik hingga mampu menghasilkan proposal penelitian yang berkualitas.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FTK, Dr. Moch Subkhan, M.Ag., yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya dalam menghadapi tugas akademik ke depan.
Setelah doa yang dipimpin oleh Yayan, acara inti dimoderatori oleh Winaya Azalina Kirana yang memandu jalannya diskusi secara interaktif.
Materi utama disampaikan oleh Prof. Dr. Hj. Siti Patimah, M.Pd. Ia menjelaskan bahwa overthinking kerap menjadi hambatan dalam menulis karya ilmiah. Melalui pemahaman metode kualitatif dan kuantitatif, mahasiswa dapat menentukan pendekatan penelitian yang tepat sehingga proses penulisan menjadi lebih terarah dan sistematis.
Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta, di antaranya terkait cara menentukan kebaruan (novelty) penelitian serta langkah-langkah analisis dalam penelitian berbasis kajian buku.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk berpikir kritis, memahami metode penelitian, serta mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Posting Komentar