KabarPrestasi.com - Absensi sidik jari yang selama ini lazim digunakan di perkantoran diperkenalkan kepada guru dan siswa di Pondok Pesantren (Ponpes) Nadwatul Qur'an, Desa Carenang Udik, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten. 

Pengenalan itu dilakukan mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Komputer S1 Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Selasa, 15 September 2026.

Kegiatan tersebut diikuti 21 peserta yang terdiri atas guru dan siswa. 6 di antaranya mencoba langsung alat absensi sidik jari rancangan mahasiswa. 

Kegiatan berlangsung bersama sesi pengenalan dan simulasi keterampilan Microsoft Office untuk persiapan dunia kerja. 

Pada presentasi menampilkan komponen perangkat keras dan contoh hasil rekap absensi pada layar.

Tim pelaksana terdiri atas 7 mahasiswa dan diketuai Rangga Nugraha. Tim dibimbing Theofilus Herly Hatonangan Samosir, serta didampingi dosen Muhamad Fauzi Firdaus, dan Seni Oknora Firza, saat kegiatan di pondok.

Ketua tim menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan bahwa absensi sidik jari tidak hanya dapat digunakan pegawai kantor, tetapi juga dapat dimanfaatkan di lingkungan pendidikan, termasuk oleh siswa. 

Muhamad Fauzi Firdaus menambahkan bahwa kunjungan ke pondok juga dimaksudkan untuk memperkenalkan apa saja yang dikerjakan mahasiswa UNPAM dan cara belajar di perguruan tinggi yang lebih banyak dilakukan melalui penelitian.

Selama pelatihan siswa dikenalkan pada sejumlah komponen yang digunakan dalam rancangan. Komponen tersebut antara lain adalah ESP32, Sensor Fingerprint, Modul Waktu, serta layar LCD dan perangkat penyimpanan data (Micro SD). 

Setiap bagian memiliki peran dalam menghasilkan informasi waktu dan mengaktifkan peringatan sesuai pengaturan yang dimasukkan ke dalam program, Seluruh komponen dikemas dalam casing hasil cetak 3D, Petugas mengatur alat melalui papan tombol untuk mendaftarkan sidik jari, melihat daftar pengguna, dan memeriksa rekapan harian. 

Ketika jari ditempelkan, alat menampilkan nama dan status datang atau pulang pada layar. Setiap kehadiran tersimpan pada kartu memori sebagai satu baris laporan bulanan berformat CSV yang memuat nomor identitas, nama, tanggal, jam, dan status. Pada akhir bulan, staf tata usaha dapat membuka berkas itu di Microsoft Excel. 

Pengerjaan dilakukan bertahap, mulai dari pengamatan kebutuhan, perancangan, perakitan, pengujian internal, hingga uji bersama pengguna di pondok. Pada uji tersebut tim menemukan bahwa pendaftaran sidik jari dengan dua kali pemindaian belum memberikan hasil yang valid. Jumlah pemindaian kemudian ditingkatkan menjadi sepuluh kali. Temuan itu menjadi bahan perbaikan prosedur pendaftaran sebelum alat diserahkan.

Kegiatan berlangsung melalui penjelasan singkat dan demonstrasi yang diikuti latihan kelompok. Siswa bergantian mengamati rangkaian dan membaca program serta mencoba memperbaiki bagian yang belum berjalan sesuai rencana, Pola kerja kelompok memberi kesempatan kepada mereka untuk membagi tugas dan membicarakan penyelesaian ketika menemukan kendala.

Pada akhir kegiatan, alat diserahkan kepada pihak pondok bersama buku panduan pengguna digital. Staf administrasi mengikuti pelatihan dan melihat demonstrasi pengambilan data dari kartu memori. Hasil rekap yang ditampilkan terbaca dalam kolom terpisah di Excel.

Tim menyebut hasil kegiatan masih terbatas. Staf administrasi baru melihat demonstrasi dan belum mencoba sendiri mengambil data. Waktu respons sensor dan pergeseran waktu pada jam alat juga belum diukur. Pemindaian dua kali berturut-turut dalam waktu singkat masih dapat tercatat sebagai pulang, sehingga tim berencana menambahkan jeda antarpemindaian, serta opsi jaringan lokal bagi pimpinan yang ingin memantau kehadiran secara langsung.

Program ini mendapat dukungan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang. Kegiatan tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi siswa untuk mempelajari teknologi melalui praktik sekaligus melihat penerapannya dalam menjawab kebutuhan di lingkungan masyarakat. ***

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama