KabarPrestasi.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muktamar XIV Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyelenggarakan Debat Kandidat Calon Ketua Umum Pengurus Pusat (Caketum PP) KAMMI pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan Ketua Umum PP KAMMI sekaligus ruang bagi para kandidat untuk menyampaikan gagasan, visi, dan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Sebanyak 10 dari 13 kandidat calon Ketua Umum PP KAMMI hadir dalam pelaksanaan debat kandidat tersebut.
Debat kali ini menghadirkan tiga panelis yang mewakili unsur independen, yakni Dr. Rasmito, Direktur Eksekutif Humans Studies Institute; Andi Rahmah, S.T., M.T., Staf Khusus Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI; serta Noval Abuzar, KA KAMMI. Kehadiran para panelis diharapkan dapat memperkaya perspektif diskusi sekaligus mendorong para kandidat menyampaikan gagasan yang kritis, konstruktif, dan relevan dengan tantangan organisasi maupun persoalan kebangsaan.
Ketua KPU Muktamar XIV KAMMI, Khaidir Ali, dalam laporannya menyampaikan bahwa KPU telah menyusun konsep debat kandidat dengan format baru. Pembaruan tersebut ditujukan untuk memberikan ruang yang lebih baik bagi para kandidat dalam mengartikulasikan pemikiran, menjelaskan visi kepemimpinan, serta menawarkan gagasan strategis bagi masa depan KAMMI.
“Pada kesempatan kali ini, KPU menyusun konsep debat kandidat dengan format yang baru untuk memfasilitasi para kandidat agar dapat menyampaikan gagasan secara lebih baik. Kami berharap debat ini menjadi ruang adu gagasan yang sehat, substantif, dan memberikan gambaran kepada kader mengenai arah kepemimpinan yang ditawarkan masing-masing kandidat,” ujar Khaidir Ali.
Menurutnya, debat kandidat bukan sekadar bagian dari rangkaian pemilihan, melainkan juga momentum untuk memperkuat tradisi demokrasi organisasi, mengedepankan kualitas gagasan, dan mendorong kader menentukan pilihan secara rasional berdasarkan visi serta kapasitas kepemimpinan para kandidat.
Sekretaris Jenderal PP KAMMI, Nazmul Watan, turut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya debat kandidat tersebut. Ia mengapresiasi kerja KPU Muktamar XIV KAMMI dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan tahapan pemilihan, serta menyampaikan terima kasih kepada Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI yang telah membantu memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di lingkungan kementerian.
Dukungan fasilitasi tersebut dinilai menjadi bentuk kontribusi positif dalam mendukung ruang dialog dan pertukaran gagasan di kalangan mahasiswa, khususnya dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi kemahasiswaan.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh perwakilan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, melalui Staf Khusus Kementerian Desa dan PDT RI, KAMMI diajak untuk mengambil peran lebih aktif dalam pembangunan bangsa. Sebagai organisasi kemahasiswaan berbasis Islam, KAMMI dinilai memiliki potensi untuk berkontribusi tidak hanya dalam pengembangan kapasitas kader, tetapi juga dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.
Sambutan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pembangunan desa sebagai salah satu upaya membangun Indonesia dari akar rumput. KAMMI diharapkan dapat mendorong kader-kadernya untuk terlibat dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi desa, serta penguatan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kepemimpinan mahasiswa perlu dibangun dengan orientasi pengabdian yang nyata. Gagasan dan program yang dirumuskan oleh para kandidat Ketua Umum PP KAMMI diharapkan tidak hanya menjawab kebutuhan internal organisasi, tetapi juga mampu memperkuat kontribusi KAMMI dalam pembangunan sosial dan kebangsaan.
Melalui penyelenggaraan debat kandidat tersebut, KPU Muktamar XIV KAMMI berharap seluruh rangkaian pemilihan Ketua Umum PP KAMMI dapat berlangsung secara demokratis, terbuka, dan berorientasi pada kualitas kepemimpinan. Forum ini juga diharapkan menjadi sarana bagi kader untuk mengenali gagasan para kandidat serta menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang matang.
Debat kandidat menjadi bagian dari ikhtiar KAMMI untuk melahirkan kepemimpinan yang berintegritas, memiliki visi strategis, serta mampu membawa organisasi semakin berkontribusi bagi umat, bangsa, dan negara. ***
Posting Komentar