KabarPrestasi.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 37 berkolaborasi dengan Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 06 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar Seminar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di Aula MAN 2 Pandeglang, Rabu (29/7). Kegiatan bertema "Cegah Pernikahan Dini, Wujudkan Generasi Berkualitas" tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XII MAN 2 Pandeglang.
Seminar ini menghadirkan tiga narasumber dari berbagai bidang. Penghulu Ahli Pertama KUA Kecamatan Cimanuk, Wahyudi Arif, S.Th.I., menyampaikan materi mengenai pentingnya kesiapan menikah dari perspektif agama, hukum, serta tanggung jawab dalam membangun keluarga yang sakinah.
Materi berikutnya disampaikan oleh Koordinator Balai Penyuluhan KB Kecamatan Cimanuk, Iis Siti Aisah, Amd.Keb., yang menjelaskan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi, pendidikan, serta kondisi sosial dan ekonomi keluarga.
Sementara itu, Duta GenRe Provinsi Banten 2025–2026, Iin Indiyani, memberikan motivasi kepada para peserta agar berani meraih cita-cita, mengembangkan potensi diri, dan mempersiapkan masa depan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Ketua KKN Kelompok 37, Ilham, mengatakan bahwa pernikahan bukan hanya persoalan kesiapan usia, tetapi juga kesiapan mental, emosional, dan finansial.
"Menikah adalah ibadah yang membutuhkan tanggung jawab besar. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, bukan hanya secara mental dan emosional, tetapi juga secara finansial. Jangan sampai terburu-buru menikah sebelum benar-benar siap, karena keluarga yang kuat lahir dari persiapan yang matang," ujarnya.
Ketua Kelompok PLP 06 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Khaerul Umamil Asyri, menyampaikan bahwa kolaborasi antara KKN dan PLP merupakan bentuk sinergi mahasiswa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelajar agar memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya merencanakan masa depan, melanjutkan pendidikan, serta menghindari pernikahan dini. Semoga sinergi antara KKN, PLP, dan sekolah dapat terus terjalin melalui berbagai kegiatan pengabdian yang berdampak positif," katanya.
Pihak MAN 2 Pandeglang menyambut baik penyelenggaraan seminar tersebut. Kegiatan ini dinilai memberikan wawasan sekaligus bekal pengetahuan bagi para siswa dalam memahami risiko pernikahan dini serta pentingnya mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pengembangan diri.
Melalui seminar ini, peserta diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menyelesaikan pendidikan, mengembangkan potensi diri, serta mempersiapkan kehidupan berkeluarga secara matang. Edukasi tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berkualitas.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KKN Kelompok 37 dan PLP 06 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten bersama MAN 2 Pandeglang, KUA Kecamatan Cimanuk, serta Balai Penyuluhan KB Kecamatan Cimanuk sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya pencegahan pernikahan dini dan mewujudkan generasi Indonesia yang berkualitas.

Posting Komentar